Tiga Atlet Kaltim Lolos POPNAS 2025, Bukti Pembinaan Berjenjang Berjalan

Teks Foto : Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading

Zonaikn.com, Samarinda – Di sela-sela penutupan Kejuaraan Panahan Piala Gubernur Kaltim 2025, kabar menggembirakan datang dari dunia olahraga prestasi Kalimantan Timur. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan bahwa tiga atlet hasil pembinaan daerah berhasil menembus skuad Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025.

“Kebanggaan saya juga yang masuk dalam squad junior, kalau nggak salah ya. Masuk dalam squad POPNAS itu ada 3 dari 6 atlet yang dibina dari POPDA itu masuk dalam seleksi POPNAS yang akan dilaksanakan pada bulan November yang akan datang,” ujar Rasman penuh antusias.

Bacaan Lainnya

POPNAS merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan atlet pelajar dari seluruh Indonesia. Masuknya atlet Kaltim dalam skuad tersebut menandai keberhasilan Sentral Pembinaan Olahraga Pelajar Daerah (SPOPDA) ke tingkat nasional.

Dalam teori sistem pembinaan atlet, jalur pembinaan yang konsisten dan terstruktur mulai dari lokal, provinsi, hingga nasional adalah kunci utama menghasilkan atlet elite. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pola pembinaan yang diterapkan Dispora Kaltim mulai membuahkan hasil konkret.

Rasman menyebut bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari kerja keras para atlet serta dukungan berbagai pihak, termasuk pelatih, sekolah, dan keluarga. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya agar terus berlatih dan mempertahankan performa.

Masuknya tiga atlet dalam skuad POPNAS juga memberikan sinyal positif terhadap target jangka panjang pembinaan olahraga di Kaltim. Artinya, regenerasi atlet berjalan, dan pembinaan tidak stagnan di satu generasi.

Baca juga :  GOR Kadrie Oening Diterjang Banjir, Penataan Drainase Jadi Kebutuhan Mendesak

Rasman berharap ke depan akan lebih banyak atlet Kaltim yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. “Kita harap agar mereka selalu berlatih dengan keras, latih fisiknya, latih mentalnya, latih simulasi pertandingannya. Jangan pernah menyerah,” ucapnya.

Dengan POPNAS di depan mata, Rasman menegaskan bahwa ini bukan akhir, melainkan awal dari tantangan baru. “Jangan pernah bangga diri bahwa saya juara di provinsi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *