Syafruddin terpilih kembali Pimpin PKB Kaltim

Syafruddin Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Zonaikn.com, Samarinda – Terpilihnya kembali Syafruddin, sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2026–2031, mempertegas arah konsolidasi dan stabilitas kepemimpinan partai di daerah. 

Syafruddin dipercaya kembali memimpin PKB ditengah meningkatnya kontestasi pengaruh partai-partai nasional, di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Serta sebagai keputusan, untuk menutup ruang friksi internal menjelang fase politik strategis dalam lima tahun ke depan.

Pasalnya, Kaltim kini dipandang sebagai medan politik penting, tidak hanya secara elektoral, tetapi juga dalam konfigurasi kekuasaan nasional.

Ucapan selamat dari kader dan simpatisan PKB mengalir setelah penetapan kepemimpinan tersebut. Di internal partai, momen ini dibaca sebagai sinyal kuat penguatan struktur dan disiplin organisasi, sekaligus konsolidasi pasca kontestasi politik sebelumnya.

Kepada awak media, Syafruddin menyebut amanah yang kembali diberikan kepadanya sebagai tanggung jawab besar yang menuntut kerja kolektif seluruh jajaran partai.

“Ini amanah yang wajib dijaga dan dipertanggung jawabkan,” kata Syafruddin, Sabtu (24/1/2026).

Periode kepemimpinan kali ini, akan difokuskan pada penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah. Konsolidasi kader, menurutnya, menjadi prasyarat mutlak untuk memastikan PKB tidak sekadar hadir secara simbolik, tetapi mampu menjadi kekuatan politik yang efektif di daerah.

“PKB Kaltim harus kompak ditengah konfigurasi politik Nasional ke Kaltim” ujar pria yang karib disapa Bang Udin itu.

Lebih jauh, Udin menekankan pentingnya repositioning PKB sebagai partai yang hadir secara konsisten di tengah masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu.

Strategi kedekatan sosial dinilai krusial untuk memperluas basis dukungan di Kalimantan Timur yang demografis dan politiknya terus berubah.

“Kami ingin kader-kader PKB yang sekarang berada, baik di eksekutif maupun legislatif harus lebih dekat dengan rakyat,” tegasnya.

Baca juga :  Sosper Pendidikan Pancasila dan Wasbang, Damayanti Ajak Masyarakat Pahami Nilai Kebangsaan

Dalam konteks pembangunan daerah, Udin menyatakan komitmen PKB Kaltim untuk menyelaraskan agenda pusat dan daerah.

Langkah ini dibaca, sebagai upaya PKB memaksimalkan perannya dijalur legislatif nasional.

Sekaligus memperkuat pengaruh politik di tingkat lokal.

Diakhir Udin juga menegaskan,  kepemimpinan periode 2026–2031 diarahkan untuk menyiapkan PKB Kaltim menghadapi momentum politik strategis ke depan.

Baik pemilu legislatif, maupun dinamika kebijakan nasional pasca pemindahan ibu kota negara.

“Target kita jelas, memperkuat posisi PKB di Kaltim dan memastikan perjuangan politik partai bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *