Menuju PON 2028, Perpani Kaltim Siapkan Lompatan Besar dalam Pembinaan Atlet Panahan

Teks Foto : Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim

Zonaikn.com, SAMARINDA – Dari sekadar satu medali perunggu menjadi dua emas di PON 2024, grafik prestasi panahan Kalimantan Timur terus menanjak. Capaian ini tak hadir secara instan, tetapi berkat pembinaan sistematis yang kini siap diperkuat untuk menatap target lebih besar di PON 2028.

Peningkatan itu dipantau langsung oleh Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim. Ia menilai performa Perpani Kaltim berada dalam jalur yang tepat dan perlu dilipatgandakan ke depannya.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat Perpani ini on the track ya dari sisi prestasinya. PON Jawa Barat cuma 1 perunggu, kemudian PON di Papua 1 perak dan 1 perunggu, dan alhamdulillah di Aceh 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Itu artinya pembinaan yang ada dilakukan oleh kepengurusan sebelumnya ini bagus untuk kita lanjutkan, dan target berikutnya adalah di PON 2028 itu yah harus 2 kali lipat,” jelasnya.

Untuk meraih target tersebut, fokus pembinaan akan diperluas, tidak hanya bagi atlet utama tapi juga pelapis. Pola latihan akan dibuat lebih intensif dengan peningkatan aspek fisik, teknis, dan mental, sehingga kualitas keseluruhan tim dapat terus meningkat secara merata.

Rasman menambahkan bahwa program latihan juga harus ditopang dengan frekuensi kompetisi yang lebih tinggi. Menurutnya, semakin sering atlet mengikuti turnamen, maka mental tanding dan daya saing mereka akan lebih terbentuk.

“Itu harus bagaimana agar atlet-atlet yang ada ini dan termasuk pelapisnya kita lakukan lebih intens di latihan, lebih dinaikkan level latihan fisiknya, latihan teknis, simulasi pertandingannya, sampai sering-sering ikut kejuaraan-kejuaraan panahan Indonesia,” tambahnya.

Baca juga :  Tower Panjat Tebing Baru Disiapkan, Dispora Susun Aturan Ketat Demi Keamanan

Sebagai langkah konkret, Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur telah menyiapkan kejuaraan tingkat kabupaten/kota yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 22 Juni 2025. Ajang ini menjadi bagian dari sistem pembinaan berjenjang yang bertujuan untuk menambah jam terbang dan jam tanding atlet muda berbakat.

“Kalau saat ini kan Pemprov ada dilaksanakan, ada di Kabupaten/Kota, ada serinya di sini, ada yang dilaksanakan oleh Dispora sendiri nanti tanggal 17 sampai 22 Juni. Menambah jam tanding lebih banyak lagi karena semakin ikut banyak kejuaraan maka semakin banyak juga prestasinya,” tutupnya.

Dispora Kaltim optimistis, dengan dukungan berjenjang dan sinergi antarpihak  mulai dari pengurus, pelatih, hingga pemerintah panahan Kaltim akan menjadi salah satu cabang andalan di pentas nasional. Strategi ini dinilai sebagai pondasi kuat untuk menorehkan sejarah baru di PON 2028.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *