Raup Muin Apresiasi Sinergi Lintas Instansi Berperan Redam Karhutla PPU

Teks foto: Ketua DPRD PPU Raup Muin.

Zonaikn.com, PENAJAM – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat apresiasi dari Ketua DPRD PPU Raup Muin.

Ia menilai respons cepat dan kerja bersama berbagai unsur menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas.

Bacaan Lainnya

Menurut Raup, upaya pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja.
Keterlibatan pemerintah daerah, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya diperlukan, terutama ketika titik kebakaran berada di lokasi yang sulit dijangkau.

“Kami melihat semua stakeholder berjuang keras agar kebakaran lahan tidak meluas. Pihak TNI, Polri, hingga pemerintah daerah bahu-membahu di lapangan, dan alhamdulillah hasilnya luar biasa sampai hari ini,” ucapnya, Jumat (11/9).

Ia menilai kesigapan personel di lapangan terlihat dari luasnya wilayah yang menjadi sasaran pemantauan.

Petugas tidak hanya bergerak di kawasan yang mudah diakses, tetapi juga melakukan penanganan hingga wilayah perbatasan dan sejumlah kecamatan.

“Mobilisasi dan dedikasi personel ini sangat luar biasa. Saya melihat sendiri bagaimana petugas turun ke lapangan, dari kawasan perbatasan PPU dengan Kutai Kartanegara, hingga ke wilayah Babulu, bahkan sampai tengah malam. Semua instansi pemerintah bergerak bersama,” jelasnya.

Raup mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi karhutla telah menjadi perhatian bersama.

Respons pemerintah dan personel gabungan di lapangan dinilai cukup baik dalam menghadapi potensi kebakaran yang meningkat selama musim kemarau.

Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan masih terdapat keterbatasan, terutama menyangkut sumber daya manusia maupun peralatan pendukung.

Menurutnya, kekurangan yang ditemukan selama penanganan harus dicatat sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapsiagaan ke depan.

Baca juga :  DPRD PPU Hadiri Malam Ramah Tamah Penutupan HUT RI di Kecamatan Waru

“Kinerja dan perhatian pemerintah sudah luar biasa. Kalaupun masih ada kekurangan dalam hal sumber daya atau peralatan, tentu itu menjadi bahan evaluasi kita bersama untuk dicari solusinya. Namun secara keseluruhan, penanganan karhutla di PPU sejauh ini patut kita apresiasi,” ungkap Raup.

Di tengah keberhasilan pengendalian sejumlah titik api, Raup mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.

Kondisi lahan yang kering serta cuaca panas dan angin kencang tetap dapat membuat api dengan cepat menyebar apabila muncul kebakaran baru.

Karena itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api. Pembukaan lahan dengan cara dibakar menjadi salah satu hal yang diminta untuk dihindari.

“Masyarakat harus turut menjaga lingkungan dan jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Dampak karhutla ini sangat luas. Banyak yang mungkin tidak berniat merusak dan hanya mengikuti kebiasaan saat kemarau, tetapi mereka tidak menyadari bahwa kondisi hari ini sangat berbahaya,” tutup Raup.

Ia berharap kolaborasi antarlembaga yang telah berjalan selama penanganan karhutla dapat terus dipertahankan, tidak hanya ketika kebakaran terjadi tetapi juga dalam upaya pencegahan dan pemantauan titik rawan di seluruh wilayah PPU. (Adv/Lln)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *