Zonaikn.com, Samarinda – Kami menyampaikan keprihatinan atas terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah truk di sekitar Kompleks Palaran, tepatnya di depan Jalan Jakarta 1, Samarinda.
Berdasarkan informasi awal yang kami terima, korban diduga merupakan seorang siswa SMK 14 Samarinda. Dalam dokumentasi yang beredar, sepeda motor terlihat berada di bawah truk. Namun, kami tidak ingin mendahului proses penyelidikan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib terkait kronologi serta penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Di sisi lain, kami menyoroti persoalan parkir truk liar di pinggir Jalan GOR Palaran. Keberadaan kendaraan berat yang berhenti atau parkir di bahu jalan, khususnya pada kawasan dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang cukup tinggi, dapat mengganggu jarak pandang serta ruang gerak pengguna jalan dan berpotensi membahayakan pengendara.
Sekretaris Umum Koordinator Cabang Cermin Muda Indonesia Kota Samarinda, Erik, menilai persoalan parkir truk liar di kawasan Palaran bukan merupakan persoalan baru. Beberapa bulan lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda telah melakukan penertiban terhadap puluhan truk yang parkir sembarangan di bahu jalan kawasan Palaran.
“Kami tidak ingin menyimpulkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh truk yang berhenti di pinggir jalan sebelum ada hasil penyelidikan resmi. Tetapi persoalan parkir truk liar di kawasan Palaran sudah pernah menjadi perhatian Dishub. Beberapa bulan lalu bahkan telah dilakukan penertiban terhadap puluhan truk yang parkir sembarangan di bahu jalan. Kalau sekarang kembali ditemukan truk yang parkir di pinggir Jalan GOR Palaran, tentu ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Erik.
Menurut Erik, penertiban terhadap kendaraan berat tidak cukup dilakukan secara sesekali. Diperlukan pengawasan secara berkala agar kendaraan yang telah ditertibkan tidak kembali menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.
“Kami mendorong Dishub dan pihak terkait untuk kembali melakukan pengawasan dan penertiban terhadap parkir truk liar di pinggir Jalan GOR Palaran. Jangan sampai setelah dilakukan penertiban, persoalan yang sama kembali terjadi dan berpotensi membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.
Cermin Muda Indonesia Kota Samarinda berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah dan instansi terkait. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, terutama di kawasan Palaran yang memiliki aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.
“Jangan menunggu korban berikutnya untuk kembali melakukan penertiban. Parkir truk liar di pinggir jalan harus ditangani secara serius sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar bagi masyarakat.”
Kami juga menegaskan bahwa terkait penyebab pasti kecelakaan, seluruh pihak harus tetap menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwajib.








